Masa liburan sekolah,,, J sebagian teman-teman kuliah ku mungkin menghabiskan
masa liburan ini dengan menghabiskan waktu. Membalas dendam akan waktu yang
lalu yang tersita oleh tugas kuliah, PR2 Organisasi bahkan ada yang merelakan
waktu nya untuk lembur disekolahan,
maklum hari kemarin adalah hari tersibuk untuk segenap guru kelas untuk
menyelesaikan RAPOT dengan penilaian
berbasis narasi deskripsi . Bagi guru untuk wali kelas Sekolah Dasar, kurang
lebih harus menyelesaikan 7-8 lembar untuk satu siswanya, bukankah terbayang
berapa hari untuk menyelesaikan rapot apabila sekelas terdapat 15-20 siswa,
belum yang SMP atau SMA satu siswa dapat
menerima kurang lebih 12-15 lembar… huhuhu capeek begitulah sekiranya karena
sebagian dari teman-teman ku telah berwiyata bakti dilembaga pendidikan
tertentu, mungkin bukan semua tapi dapat dikatakan sebagian besar..begitupun
aku walaupun aku bukan guru SD, SMP,SMA aku juga tidak mau kalah sibuk, meskipun
aku seorang pendidik Kelompok Bermain aku perlu lembur 3 hari disekolah. aku
masih enak, karena hanya mengedit dari rancangan yang telah dibuat oleh teman
:D … Hmmm… siapa tahu ternyata penililaian dari K13 ini secara resmi telah dicutikan aku tak berani mengatakan dihentikan karena pada kenyataannya bahwa isu terhangat untuk wilayah DIY kurikulum ini masih digunakan. Kenapa ? karena kita kota pelajar ?
No…no…no itu karena kita telah menggunakan K13 selama
kurang lebih 3semester, jadi untuk wilayah DIY bagi sekolah yang telah mampu
menerapkan kurikulum ini silahkan dilanjutkan. Seperti itulah yang kudengar
mungkin setelah ini aka nada penjelasan yang lebih menerangkan.
Meskipun hampir satu minggu libur sekolah, tapi pada
kenyataannya aku belum benar-benar merasakan libur, dan disinilah Allah menguj
kita dihari libur, apakah agenda kita, liburan? Malaz-malasan, bangun siang,
tidur dirumah? Bermain sepuasnya ?
…4 $tBur (#qãBÏds)è? /ä3Å¡àÿRL{ ô`ÏiB 9öyz çnrßÅgrB yYÏã «!$# 3 ¨bÎ) ©!$# $yJÎ/ cqè=yJ÷ès? ×ÅÁt/ ÇÊÊÉÈ
“... dan kebaikan apa saja yang
kamu usahakan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahala nya pada sisi Allah.
Sesungguhnya Alah Maha melihat apa-apa yang kamu kerjakan”
Jadi aku,kamu, kita tidak benar-benar liburan karena
masih mempunyai PR untuk terus berusaha melakukan banyak kebaikan.
Seperti pagi ini lembaga ku tempat bekerja mengadakan
Baitul Arqom, hari terakhir. Hari ketiga dimana cuacana sangat mendukung karena
dari lantai 2 tempat aku dan segenap guru karyawan sekolah ku Baitul Arqom kami
dapat melihat betapa rahmat Allah mengalir tak terhenti dari malam hingga pagi
ini. Hujan. Subhanallah cantik sekali hujan pagi ini. materi pertama “Kapacity Building menuju Sekolah
Unggulan” kerenkan,,,
Materi ini disampaikan oleh salah seorang Kepala
Sekolah yang lembaganya merupakan sekolah dasar unggulan..
Menuju slide ke dua untuk menyegarkan suasana
pagi kami diajak bernyanyi bersama..uyee, lagu yang sangat popular dikalangan
Kanak-kanak dari jaman aku TK sampai tahun 2014/2015 lagu ini masih saja populer
mungkin tidak hanya disini ditempat lain juga kurasa masih sama adanya.
Oke mari kita bernyanyi 1,2,3
Naik kereta api
Tut…tut…tut…
Siapa hendak turut
Kebandung Surabaya
Bolehkah naik dengan percuma
Ayo kawanku lekas naik
keretaku tak berhenti lama
Tut…tut…tut…
Adakah lagu yang berbeda dari yang sering kita dengar
? sebenarnya siapa yang mengajarkan lagu ini hingga sampai saat ini masih saja
terdengar sama menyanyikannya menyenangkan tentu saja banyak anak-anak dapat
dengan cepat menghafal lagu ini?
Dan saat lagu ini masuk kedalam sanubari terdalam
anak-anak dan melekat layaknya prangko dan amplop terbawa sampai ia
dewasa..maka anak-anak yang tiga puluh tahun lalu telah dirasuki oleh lagu ini
mungkin mereka akan menjadi orang-orang yang suka naik kereta secara percuma ?
entahlah karena belum adanya penelitian tentang hal ini secara mendalam yang
pasti sejauh aku berkenalan dengan dunia anak usia dini ada satu hal yang tidak
dapat dipungkiri bahwa Anak-anak pada dasarnya senang meniru karena salah
satu proses pembentukan tingkah laku mereka adalah dengan cara meniru. Kreatif
anak-anak pada dasarnya sangat kreatif, mereka memiliki ciri-ciri yang oleh
para ahli sering digolongkan sebagai ciri-ciri individu yang kreatif, misalnya
rasa ingin tahu yang besar, senang bertanya, imajinasi yang tinggi, minat yang
luas, tidak takut salah, senang dalam hal-hal baru dan lain sebagainya (Mulyadi, Membangun Komunikasi Bijak Orang Tua dan
Anak, 2007).
Namun
permasalahannya adalah, semoga lagu ni tidak membuat pemahaman anak-anak bahwa
naik kereta boleh dengan percuma (tanpa membayar) kalau pemahaman salah ini
terus dibenarkan karena terbiasa berminat dengan naik kereta dengan percuma
maka kita perlu membenarkannya bukan!
Bagaimana caranya? Walaupun kita tidak tahu dari mana
sebenarnya inisistif setiap manusia dewasa ini naik kereta dengan percuma tapi
semoga ini bukan salah satu hasil dari pendidikan salah sangka dari sebuah
lagu. SEMOGA
Jadi mari kita lebih bijak memberikan pemahaman bagi
aanak-anak penerus bangsa dengan bahsa yang dimengerti dengan pemahaman
sejelas-jelasnya dengan pengertian yang segamblang-gamblang. Tugas siapa ?
Bukan hanya tugas guru pendidik TK, KB, TPA, tapi juga
tugas orang tua,keluarga, lingkungan juga masyarakat. Ini tugas kita bersama
iya kita, aku, kamu, kita semua jadi mari kita lebih selektif dalam penyampaian
pada anak-anak penerus bangsa bukan
hanya pada lagu tapi juga pada bahasa yang kita gunakan sehari-hari sehingga
kita dapat bernyanyi dengan suka cita memberikan makna pada setiap lagu sebagai
penyampai pembelajaran yang mudah dicerna. (sedikit perenungan khususnya untuk
ku pribadi, bahkan untuk orangtua anak, untuk segenap pendidik anak,untuk
pemerhati pendidikan, bahkan untuk semua orang yang memiliki anak. Marilah kita
menjadi orangtua,pendidik, teman, yang memperhatikan pendidikan untuk anak-anak
kita.). Happy Weekend
Tut…tut…tut…
Siapa hendak turut
Kebandung Surabaya
Bolehkah naik dengan membayar
(beli tiketnya natri)
Ayo kawanku lekas naik
keretaku tak berhenti lama
(dipalang pintu kereta, kendaran berhenti, keretanya
hendak lewat)
Tut…tut…tut…

Tidak ada komentar:
Posting Komentar