Minggu, 08 Mei 2016

Susahnya jadi guru muda…



Yang namanya guru itu identik dengan image berwibawa, tegas, perfeksionis, bijaksana, dkkkkk yang mencerminkan sifat sempurnah lah…
Memang, yang namanya guru itu di tuntut bisa jadi contoh dan teladan bagi murid nya…se-tidak sempurna apapun keadaannya di balik gelar yang di sandang…
Saya setuju, banget malah…
Tapi memang image ini susah di bangun untuk guru muda seangkatan saya missal, masih berkepala 2 ..dan menghadapi dunia anak-anak remaja..silahkan Tanya pada siapapun anak muda bagaimana mereka menghargai guru yang di bilang “muda” . di lihat   dari gesture fisik saja,,,murid nya lebih gede dari guru nya J
Pantaslah kalau mereka (anak didik) cinderung melihat kami (guru muda) sebagai teman bukan panutan.
Ini baru soal murid,
Di tambah dengan pandangan wali …
Pernah saya mengikuti sebuah pelatihan, iseng tapi memang tertarik dengan kegiatan kerelawanan gitu…e,,yang jadi pemateri dan instruktur ternyata adalah wali murid…subhanallah..Canggung
Saat semua teman teman seangkatan yang jadi relawan mengakhiri kegiatan dan pamit pulang, tak sedikit yang cium tangan (soalnya pemateri=instruktur udah kaya ibu sendiri) nah lo aku…masak cium tangan ke wali murid L.O.L jadi serba salah…
Apapun itu….guru muda memang harus lebih berjuang, namanya juga muda…

2 komentar:

  1. Cium tangannya aja, gak papa lagi mah jadi contoh yang baik buat anak didik, :)

    BalasHapus
  2. ha.a bu guru nya malah cium tangan ke orangtua wali...glodak...

    BalasHapus