Rabu, 04 Februari 2015

cintaku sebatas KEYAKINAN ku.


berita yang terbaca dari sebuah surat kabar elektronik yang memutuskan menjatuhkan surat perintah penangkapan bagi fans cewek  yang tampil di panggung bersama salah satu boy band asal Korea, mungkin bagi para K-Popers berita ini masih hangat karena memang beberapa pekan lalu hampir semua komunitas dan Fans dihebohkan dengan berita ini.  dilansir sebuah situs bahwa selain penjara, fans yang memeluk pria bukan muhrimnya itu juga akan didenda (dalam Rupiah)  sekitar Rp 3,4 jutaan.
Hal ini bermula saat grup K-Pop itu menggelar fan meeting. Di mana salah satu member boy band tersebut  mencoba memperagakan ulang adegan dalam sebuah drama korea yang sedang hits. Adegan tersebut dalakukan oleh fans yang kemudian dipeluk dan dicium keningnya oleh salah satu member boyband tersebut.
Apa sebenarnya masalah nya ?
Kenapa terancam dipenjara dan didenda ?
Hal ini semata-mata karena Fans yang dicium dan dipeluk tersebut adalah seorang Muslim, beragama Islam dan Berhijab begitulah yang heboh dibicarakan diberbagai situs media online,
Tidak ada pembenaran karena memang siwanita terebut  salah. dengan melakukan adegan tersebut saat agama menjaganya dengan hijab apalagi telah jelas dalam Islam dilarang  bersentuhan dengan yang bukan mukhrim.
Kesalahan yang sudah jelas kentara oleh mata. namun yang jadi pertanyaan selanjutnya, adalah apakah hanya siFans wanita ini yang terang-terang-an berdosa, jangan-jangan kita terlalu asyik menghakimi tanpa melihat lebih dekat apa yang terjadi disekitar kita karena boleh jadi semut diseberang laut  jelas terlihat namun gajah dipelupuk mata tak Nampak terlihat.
Mungkin perlu kita renungkan kembali pepatah bijak ini. Yang ditakutkan bukan karena kesalahan sebesar gajah yang tidak terlihat. Tapi bisa jadi gajah ini menjadi penghalang penglihatan kita untuk menilai sebuah kesalahan saat berbenturan dengan keyakinan.
Karena hakikatnya segala kesukaan yang kita senangi sewajarnya hanya sebatas keyakinan kita yang menjaganya, tidak boleh lebih dan melebihi kecintaan , kesukaan kita pada sang Maha Pecinta.
yang pasti, Keyakinan ini bukan membatasi namun menjaga, menjaga harga diri, kehormatan dan kesucian. toh banyak orang sukses masih dengan memegang kukuh keyakinannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar